FF Chapter – A Chance [Chapter 2]

chance posterFF Chapter – A Chance [Chapter 1]

Title                 : A Chance [Part 2]

Main Cast        : Kim Jong In (Kai), Kim Rara (OC), Xi Luhan

Author             : RioRa

Genre              : Romance

 

Review Part 1”

“Igo.” Ucap Kai

Kim Rara mengambil tasnya dan segera berlari meninggalkan café tersebut. Kai mengerutkan dahi melihat tingkah yeoja teman sekelas Luhan itu.

“Sepertinya dia seorang pelari. Haha” tawa Kai sambil berjalan menuju meja pesanan.

Part 2

Keesokan harinya sepulang sekolah.

“Rara-ya, kau tidak pulang?” tanya Luhan pada yeoja yang terduduk lesu di kursinya.

Rara menggelengkan kepalanya, dan melihat Luhan.

Luhan heran dengan sikap Rara yang biasanya ceria dan akan sangat semangat jika Luhan bertanya seperti barusan.

“Padahal aku ingin mengantarnya pulang.” Batin Luhan

“Khaja kita pulang.” Ucap Luhan sembari mengelus kepala Rara.

Ngingg.

“Biasa saja. Tidak mungkin!!! Ada apa ini? Aku mungkin sudah gila.” Batin Rara dalam hati sambil memegang dadanya.

“Rara-ya, ada apa?” bingung Luhan

“Ah, ani! Khaja Luhan. Aku tidak menyangka kalau kau akan mengajakku pulang. Hahahaha” jawab Rara sambil bergelayut manja di lengan namja itu.

“Ternyata dia baik-baik saja.” Batin Luhan lega.

***

4 hari berikutnya.

Kim Rara merasa ada yang kurang selama 3 hari belakangan ini. Rara tidak pernah melihat wajah namja bernama Kai lagi.

Saat Luhan berjalan masuk ke dalam kelas, Rara langsung tersenyum melihat wajah tampan Luhan yang semakin tampan saat ia tersenyum seperti sekarang ini.

“Luhanku.. Nae namjachingu.” Ucap Rara sambil mencubit pipi Luhan geram.

“Kapan kita pacaran?” tanya Luhan seperti biasa.

“Hehe.. hmm, mungkin hari ini, hmm mungkin juga besok.” Jawab Rara sambil cengengesan.

“Kau ini.” Ucap Luhan sambil tersenyum.

Setelah meletakkan tasnya, Luhan berjalan keluar kelas dan diikuti oleh Rara.

“Kita mau kemana?” tanya Rara

Luhan menaikkan dagunya dan mengarahkannya ke kelas XII –B. Kim Rara langsung deg deg an saat tahu tempat tujuan Luhan.

“Itu kan kelasnya Kai.” Batin Rara.

Luhan mengedarkan pandangannya ke dalam kelas dan menemukan namja yang ia cari. Kai sedang tertidur di mejanya. Kim Rara awalnya tidak ingin masuk mengikuti Luhan, namun ia benar-benar penasaran dengan Kai yang sudah tidak pernah ia lihat lagi.

Luhan dan Rara berjalan menuju deretan meja belakang dan duduk di samping kursi Kai.

“Hoi, Kai.” Ucap Luhan mencoba membangunkan Kai.

Namja yang masih tidur itu tidak juga bangun. Kim Rara pun ikut mencoba membangunkan Kai, setelah melihat semua perjuangan Luhan yang gagal total. Tidak bisa dipungkiri, Kai memang punya kebiasaan buruk yaitu sangat sulit untuk dibangunkan kalau sudah tidur nyenyak.

“Hia! Bangun!!!” teriak Rara sambil menjewer telinga Kai.

“Hahaha, telinganya bisa bermasalah.” Ucap Luhan untuk mencegah Rara mengulangi aksinya.

Kim Rara memanyunkan bibirnya kesal. Baru kali ini dia tahu ada orang yang sangat susah untuk dibangunkan. 10 menit mereka diam disana menunggu Kai bangun.

Luhan yang memang memiliki banyak teman di kelas XII-B asik bercanda ria dengan namja-namja disana. Sedangkan Kim Rara masih duduk di samping Kai dan melihat segala gerak-gerik Luhan dan sesekali melirik ke Kai.

“Kau menyukainya?” ucap Kai yang baru saja terbangun.

Kim Rara terkejut dan melihat kea rah Kai.

“Nugu?” tanya Rara

“Nae chingu. Luhan.” Ucap Kai datar

Sebenarnya mudah saja mengatakan bahwa Rara menyukai Luhan. Toh, hampir semua orang di sekolah mengetahui hal tersebut. Rara juga biasanya terang-terangan mengatakan kalau ia menyukai Luhan. Namun, detik ini kata ‘iya’ sangat susah Rara ucapkan. Kim Rara hanya diam dan mengalihkan pandangannya ke Luhan.

“Kau tenang saja Rara-ya. Luhan namja yang baik.” Ucap Kai

Deg deg deg

Kembali detak jantung Rara semakin cepat. Mendengar kata ‘Rara-ya’ dari mulut Kai saja membuat jantungnya tidak karuan. Padahal Luhan sering memanggilnya seperti itu. Tapi kali ini sangat berbeda dengan apa yang Rara rasakan.

“Aigoo, kau sakit lagi?” tanya Kai khawatir melihat wajah pucat Rara

“Ani. Ehm, aku sebaiknya kembali ke kelas.” Sambung Rara

“Luhan-ii, Rara ingin kembali ke kelas.” Teriak Kai pada Luhan yang masih asik membicarakan pertandingan sepakbola dengan teman sekelas Kai.

Luhan pun datang ke tempat Kai dan Rara dan mengajak Rara kembali ke kelas. Sikap Kim Rara jadi berubah, setelah keluar dari kelas Kai, ia jadi banyak melamun. Namun Luhan tidak menyadarinya karena ia terlalu asik dengan perbincangan dengan teman sekelas Kai tadi.

15 menit kemudian

“Shin Eun Mi.” ucap Luhan pada teman semejanya.

“Mwo?” jawab Eun Mi cuek.

“Kau tidak menyukaiku ya?” tanya Luhan innocent

“Hahaha.. kau tertular penyakit anehnya Kim Rara. Sebaiknya kau periksa ke dokter.” Tawa Eun Mi.

Wajar saat ini Luhan terpana melihat Eun Mi yang sedang tertawa. Yeoja cuek itu tidak pernah sekalipun tertawa dalam kelas. Luhan masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini.

“Chagia, kau melihat buku catatan Fisika ku?” tanya Rara dari arah belakang.

“Ani.” Jawab Luhan sambil sesekali melirik Eun Mi.

“Aneh sekali, tadi aku melihatnya disini, tapi sekarang hilang.”rengek Rara pada Luhan.

Luhan tidak mempedulikan Rara seperti biasa. Rara kesal dan mengelilingi penjuru kelas mereka untuk mencari bukunya.

“Hia Xiumin!! Itu bukuku kan? Kenapa kau tidak permisi saat mengambilnya?” teriak Rara kesal sambil mengejar Xiumin yang sudah lari keluar kelas.

Xiumin terus berlari dan masuk ke dalam kelas XII-B. Kim Rara mengerem gerakannya karena melihat Xiumin masuk ke dalam kelas XII-B. Sempat Kim Rara melihat ke dalam kelas, namun Kai tidak ada lagi di dalam sana.

“Bukankah ia baru saja disana? Kemana dia?” ucap Rara pelan sambil melihat dari jendela kaca.

“Nuguya?” tanya seseorang

“Kai.” Jawab Rara tak sadar

“Oh, aku. Aku baru dari kantin.” Jawab namja itu.

Kim Rara tersadar dan melihat ke belakangnya, disana sudah ada Kai yang berdiri santai sambil melipat tangannya. Rara salah tingkah dan masuk ke dalam kelas XII-B untuk mengejar Xiumin kembali. Kai mengikuti Rara masuk dan menyaksikan aksi kejar-kejaran murid XII-A di kelasnya.

“Hia! Sebaiknya kalian bermain di kelas kalian. Konsentrasiku terganggu!” bentak KyungSoo, si namja pintar yang sedang membaca buku.

Kim Rara langsung berhenti dan melihat kesal kea rah Xiumin. Xiumin pun mengejek Rara sambil melambai-lambaikan buku yang ada di tangannya.

“Aigoo, kau tidak tahu bagaimana kalau KyungSoo sudah marah. Kembalilah.” Ucap Kai pada Xiumin dan langsung mengambil buku Rara dari Xiumin.

Teman-teman sekelas Kai mengangguk mengiyakan perkataan Kai tentang bagaimana seramnya KyungSoo kalau sudah marah. Kim Rara sempat merinding melihat tatapan menyeramkan dari KyungSoo, berbeda sekali dengan saat Rara dan KyungSoo mengikuti olimpiade Matematika dulu.

Xiumin pun berlari keluar kelas XII-B dan meninggalkan Rara. Kai mendekati Rara dan memberikan buku Rara tersebut dan menyuruh Rara pergi. Kim Rara menuruti Kai dan berjalan sambil melakukan bow pada KyungSoo. Kai sempat tertawa melihat ekspresi takut Rara pada KyungSoo.

“Hia Kai!! Apa yang membuatmu tertawa????” bentak KyungSoo

“Ani!” jawab Kai cuek.

***

Sudah seminggu lebih waktu berlalu begitu saja. Luhan namja penuh pesona itu semakin sering berusaha mendekati Shin Eun Mi. Luhan benar-benar penasaran dengan sifat asli Eun Mi, ia yakin Eun Mi yang sekarang bukanlah Eun Mi yang sebenarnya. Kim Rara, masih saja mengejar-ngejar Luhan dan mengikuti Luhan kemana pun, yah kecuali toilet dan beberapa tempat lainnya.

Sore ini Luhan akan bekerja kelompok dengan Shin Eun Mi dan Suho. Tadi siang saat di sekolah guru Matematika mereka membagi kelompok kerja untuk mendiskusikan beberapa soal yang akan mereka bahas besok. Sedangkan Kim Rara satu kelompok dengan Xiumin dan Minji.Baru 10 menit diskusi, Rara merasa sangat muak dengan teman sekelompoknya itu. Xiumin yang asik bermain game dan Minji yang masih menangis terisak sambil menonton drama Korea. Setelah selesai kerja kelompok yang baru berjalan selama 15 menit, Rara langsung menuju rumah Luhan untuk ikut-ikutan bergabung.

Ting nong ting nong

Kim Rara terkejut melihat namja yang sekarang membukakan pintu rumah Luhan.

“Kai?” kaget Rara

“Ne, annyeong Rara-ya.” Sapa Kai ramah

Deg deg deg

Luhan datang melihat siapa tamu yang datang ke rumahnya. Dia tersenyum saat tahu Rara yang datang. Luhan mengajak Rara masuk ke dalam dan begitu juga dengan Kai.

“Annyeong Rara..” sapa Suho pada Rara

Rara tersenyum manis pada Suho dan langsung membelalakkan matanya pada Shin Eun Mi. Kai kembali duduk di dekat mereka sambil melanjutkan games yang ia mainkan tadi. Kim Rara melirik kea rah Kai yang asik sendiri.

“Chagia, kenapa Kai ada disini?”  bisik Rara pada Luhan.

Luhan melirik ke arah Eun Midan segera menyingkirkan wajah Rara yang terlalu dekat dengannya.

“Aku bukan chagiamu, Rara-ya. Kai memang sering datang kesini.” Bisik Luhan kembali.

Kim Rara mengangguk dan menatap wajah tampan Luhan yang sangat dekat dengannya. Eun Mi berdehem saat ia melihat pemandangan tidak normal di depan matanya.

Luhan segera mendorong Rara menjauh sampai Rara terjatuh mengenai Kai.

“Hahahahaha…” tawa Suho tak tertahankan melihat Rara yang jatuh ke punggung Kai.

Kim Rara memerah dalam seketika dan duduk di samping Luhan. Kelompok Luhan, Suho dan Eun Mi kembali melanjutkan diskusi mereka yang sempat tertunda karena kedatangan Rara. Rara terus memandangi wajah Luhan dan tersenyum saat Luhan melihat ke arahnya. Kai memperhatikan Rara sejak tadi.

“Hahaha, yeoja ini. Sepertinya dia sangat menyukai Luhan.” Batin Kai sambil tersenyum.

Kai berjalan menuju dapur untuk mengambil beberapa cemilan dari kulkas Luhan. Sempat Rara melihat Kai yang berjalan meninggalkan ruangan tempat mereka diskusi.

“Dia mau kemana?” tanya Rara dalam hati

Dengan alasan yang tidak jelas entah kenapa, Kim Rara menunggu kedatangan Kai. Namun Kai tidak juga datang. Kim Rara mulai khawatir pada Kai.

Kreok kreok

“Chagia, aku ingin makan ramen..” pinta Rara pada Luhan.

“Kau bisa memasaknya di dapur. Geunde, jangan panggil aku chagia.” Jawab Luhan santai.

“Arasso, yeobo.” Sambung Rara dan berjalan menuju dapur.

Luhan cuma bisa menggelengkan kepala mendengar jawaban dari Rara.

Kim Rara berjalan menuju dapur dan mendapati Kai yang duduk di meja makan.Rara mengurungkan niatnya untuk makan ramen karena ada Kai disana. Namun saat Rara hendak kembali ke ruangan belajar, Kai memanggilnya.

“Rara-ya.” Panggil Kai

Rara berjalan pelan ke arah Kai dan duduk di sampingnya.

“Kau sekelompok dengan mereka ya?” tanya Kai

“Aniyo. Aku hanya ingin kesini saja.” Jawab Rara sambil tersenyum malu.

Kai mengangguk dan menidurkan kepalanya di meja makan sambil melihat kearah Rara. Otomatis Rara yang merasa diperhatikan begitu gugup tidak menentu. Ia segera bangkit dari duduknya dan memasak ramen dengan gugup.

10 menit kemudian

Kim Rara lega melihat ramennya sudah masak, itu berarti dia tidak harus terperangkap dengan Kai disana. Dengan cepat, Rara memindahkan ramen tersebut ke mangkuk. Namun kuah ramen tadi tertumpah ke tangan Rara. Rara menjerit kesakitan saat kuah panas itu mengenai tangannya. Luhan dkk tidak mendengar teriakan Rara karena jarak dapur dan ruang belajar yang cukup jauh. Rara melihat Kai berharap menerima bantuan dan perhatian dari Kai, namun namja itu tidak bergerak sedikitpun. Rara kesal dan berjalan menuju Kai.

“Hia! AKu kecelakaan dankau tid..” ucapan Rara terpotong saat ia melihat Kai tertidur dengan posisi tadi.

Kim Rara tersenyum melihat wajah tampan Kai yang sedang tertidur pulas di meja makan. Ia memposisikan kepalanya seperti Kai sehingga sekarang Rara bisa dengan jelas memperhatikan wajah Kai. Rara memegang dadanya saat detak jantungnya tak beraturan lagi.

“Aku tidak tahu apa yang terjadi padaku. Tapi setiap bertemu denganmu, aku merasa senang sekali. Kusebut apa perasaaanku padamu, sedangkan aku hanya menyukai Luhan? Kai.. Kai.. Kai” batin Rara sambil tersenyum.

***

TO BE CONTINUE ~> RCL PLEASE

 

About RioRa SonElfXotics

Aku Riny Oktora Purba, panggil aja Riora.. ^^ line 92, tepatnya 28 Oktober 1992 Suka sama SNSD dan Super Junior khususnya. Kalau di SNSD, suka sama Taeyeon dan Sooyoung, nah kalau di SuJu suka sama Donghae, Heechul, dan Ryeowook.. bangapseumnida :D
This entry was posted in FF Lainnya. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s